Jenis Gangguan Penglihatan yang umum
Gangguan penglihatan adalah adanya kelainan yang menyebabkan gangguan pada penglihatan normal. Berbagai jenis gangguan penglihatan dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis dan kelainan tertentu.
Beberapa penyebab gangguan penglihatan bersifat sementara dan dapat diatasi dengan pengobatan. Namun, beberapa penyebab bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang permanen.
Jenis Gangguan Penglihatan
Gangguan penglihatan yang paling umum meliputi:
- penglihatan ganda, atau diplopia
- kebutaan sebagian atau total
- buta warna
- penglihatan kabur
- lingkaran cahaya
- rasa sakit
Diplopia
Diplopia juga disebut penglihatan ganda. Jika Anda melihat dua objek ketika Anda seharusnya hanya melihat satu objek, Anda mengalami diplopia. Gangguan penglihatan ini bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan yang serius. Sangat penting untuk segera pergi ke dokter ketika gejala diplopia muncul.
Ada dua jenis diplopia: monokular dan binokular.
Monokular: Penglihatan ganda yang hanya mempengaruhi satu mata disebut diplopia monokular. Kondisi ini bisa disebabkan oleh perubahan lensa, kornea, atau permukaan retina. Jenis penglihatan ganda ini terjadi hanya ketika Anda membuka satu mata.
- Binokular: Penglihatan ganda yang terjadi saat Anda membuka kedua mata Anda mungkin disebabkan oleh posisi kedua mata yang tidak sejajar atau kerusakan saraf yang menyebabkan otak Anda tidak bisa menerima impuls gambar dengan benar.
Penglihatan ganda dapat disebabkan oleh komunikasi yang tidak baik pada otak Anda. Anda mengalami penglihatan ganda karena otak Anda tidak dapat menyelaraskan dua gambar yang dilihat oleh kedua mata Anda.
Kebutaan
Kebutaan sebagian berarti Anda dapat melihat cahaya serta beberapa hal yang ada di sekitar Anda. Kebutaan total mengacu pada suatu kondisi ketika Anda tidak lagi dapat melihat cahaya.
Menurut WHO, Orang dengan visus penglihatan kurang dari 20/200 ft dianggap buta. Beberapa kasus dapat diperbaiki dengan operasi. Operasi dapat berupa mengganti sebagian komponen mata (lensa mata) atau memperbaiki penyebab yang mengganggu penglihatan.
Pada kebanyakan kasus, orang dengan kebutaan sebagian atau total tidak bisa mendapatkan penglihatan mereka kembali normal.
Buta warna
Seseorang yang buta warna tidak bisa melihat warna seperti orang dengan mata normal. Kebanyakan orang yang mengalami buta warna, biasanya tidak bisa melihat beberapa warna saja.
Mereka tidak memiliki kemampuan untuk membedakan antara warna yang satu dengan warna yang lain. Buta warna total jarang terjadi. Orang yang benar-benar buta warna total hanya melihat warna abu-abu.
Penglihatan Kabur
Penglihatan kabur mungkin merupakan suatu gejala yang disebabkan oleh kondisi lain. Mata yang tidak lagi selaras dengan benar tidak dapat menghasilkan penglihatan yang jelas.
Lensa korektif atau lensa kontak dapat memperbaiki sebagian besar kasus penglihatan kabur. Jika penglihatan kabur Anda disebabkan oleh kondisi lain, Anda mungkin memerlukan perawatan tambahan.
Jika Anda mengalami penglihatan kabur yang terjadi dalam waktu singkat, Anda harus segera pergi ke dokter, karena hal ini mungkin suatu kondisi mata yang darurat.
Halo
Halo adalah munculnya lingkaran cahaya di sekitar objek penglihatan. Munculnya halo dapat menjadi tanda berbagai kondisi mata yang berbeda dan harus dievaluasi oleh dokter mata.
Rasa sakit
Rasa sakit atau tidak nyaman di mata Anda dapat bervariasi tergantung pada kondisi yang mendasarinya. Rasa sakit mungkin terasa seperti sensasi menggaruk ketika Anda membuka dan menutup kelopak mata Anda. Rasa sakit juga bisa seperti sensasi berdenyut yang tidak hilang dengan menutup mata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar